Linda Raschke Short Term Scalping Patterns with Candlesticks Classic Indicators 1/7

Linda Raschke Short Term Scalping Patterns with Candlesticks Classic Indicators 1/7

User avatar placeholder
Written by operator

April 26, 2026

Linda membuka dengan menekankan pentingnya Florida di musim dingin, kontras dengan salju di utara.

Ia membahas dasar-dasar analisis teknikal dalam presentasi singkat.

Trader selalu mencari sistem baru, ide baru, dan inovasi untuk menyegarkan program trading mereka.

Satu ide kecil bisa menjaga motivasi dan inspirasi trader.

Analisis teknikal memiliki prinsip dasar yang masih relevan hingga kini.

Empat tokoh pendiri analisis teknikal memberi kontribusi penting.

Mereka bekerja di awal 1900-an tanpa komputer, hanya observasi manual.

Pola yang mereka temukan bersifat abadi dan masih berlaku.

Linda sendiri baru benar-benar mendalami analisis teknikal setelah bertahun-tahun trading.

Tokoh-tokoh pendiri juga menulis tentang aspek psikologis trading.

Aspek mental dianggap lebih penting daripada sekadar setup teknikal.

Kesuksesan trader bergantung pada kemampuan move on dari trade sebelumnya.

Trader harus selalu forward looking, tidak terjebak pada hasil trade terakhir.

Prinsip pertama analisis teknikal: pasar adalah mekanisme diskonto.

Semua informasi sudah tercermin dalam harga pasar.

Prinsip kedua: analisis teknikal adalah studi psikologi massa.

Pola berulang karena perilaku kerumunan selalu sama.

Prinsip ketiga: pasar hanya dalam dua kondisi, konsolidasi atau tren.

Jika tren sudah terbentuk, probabilitas besar tren akan berlanjut.

Charles Dow dianggap bapak analisis teknikal.

Dow menulis editorial sejak 1880-an, kemudian dirangkum jadi Dow Theory.

Tiga tokoh lain (Hamilton, Rhea, Nelson) memformalkan teori Dow.

Dow mengidentifikasi tiga pergerakan pasar: primer, sekunder, minor.

Penting menggunakan multi-timeframe (harian, mingguan, bulanan) untuk analisis.

Dow menekankan konsep aksi–reaksi dalam pergerakan pasar.

Definisi tren menurut Dow: uptrend = higher high + higher low; downtrend = lower low + lower high.

Setelah tren terdefinisi, probabilitas besar tren akan berlanjut.

Inti analisis teknikal adalah mengukur probabilitas, bukan kepastian.

Image placeholder

Lorem ipsum amet elit morbi dolor tortor. Vivamus eget mollis nostra ullam corper. Pharetra torquent auctor metus felis nibh velit. Natoque tellus semper taciti nostra. Semper pharetra montes habitant congue integer magnis.