Easily Identify the Strongest Sectors

Easily Identify the Strongest Sectors

User avatar placeholder
Written by operator

April 28, 2026

Relative strength digunakan untuk menemukan peluang terbaik di pasar futures.

Prinsip utama: beli instrumen yang paling kuat dan jual yang paling lemah.

Hal ini berlawanan dengan budaya “beli diskon” karena trader harus berani membayar untuk aset yang paling diminati.

Relative strength bisa dipakai intraday maupun untuk posisi jangka panjang.

Contoh intraday: membandingkan 4 indeks (Russell, NASDAQ, Dow, S&P) pada grafik 5 menit.

Jika Dow dan S&P membuat lower low, sementara NASDAQ dan Russell membuat higher low, maka NASDAQ/Russell adalah kandidat terbaik untuk dibeli.

Pola ini juga berlaku pada jangka menengah, misalnya saat S&P membuat lower low tetapi NASDAQ higher low, NASDAQ kemudian memimpin rally.

Relative strength juga bisa diterapkan pada komoditas dan mata uang (misalnya crude, gold, copper, currencies).

Jika crude membuat higher low sementara pasar lain lower low, crude menjadi pilihan untuk long.

Contoh nyata: crude oil rally di atas $100 sementara natural gas tetap lemah karena oversupply.

Kesalahan umum trader adalah membeli aset yang “belum bergerak” padahal ada alasan fundamental (misalnya oversupply).

Relative strength membantu memilih kendaraan trading yang tepat dan meningkatkan peluang profit.

Image placeholder

Lorem ipsum amet elit morbi dolor tortor. Vivamus eget mollis nostra ullam corper. Pharetra torquent auctor metus felis nibh velit. Natoque tellus semper taciti nostra. Semper pharetra montes habitant congue integer magnis.