Contoh kasus: saat ingin membuka posisi short, Linda menggunakan kombinasi limit order dan sell stop agar tidak tertinggal pergerakan pasar.
Strategi ini hanya untuk retest setelah pergerakan turun, bukan breakout besar.
Dalam kondisi seperti ini, target tetap (fixed exit) lebih tepat dibanding trailing stop.
Trailing stop sebaiknya hanya digunakan pada momen khusus, seperti breakout dari formasi chart panjang, pola coil, atau titik reversal tren.